YMC : Setetes Embun - Jangan Menyepelekan Impian
-----------------------
Sehari setelah Hari Raya Imlek seorang teman saya menelepon. "Poet, akuingin cerita," begitu katanya. Ia mengatakan bahwa ia baru saja belajar dariputrinya yang sudah remaja. Putrinya bilang padanya kalau ia ingin menjadimodel terkenal yang professional dan bisa mendunia. Teman saya itu hanyatersenyum mendengar apa kata putrinya. Dia cuma bilang pada putrinya itu,"Nak, jangan bermimpi terlalu muluk, belajar saja yang betul.""Tapi,Put, percaya nggak?" lanjut teman saya di telepon. "Malam hari itusaya membuka sebuah buku, ya semacam renungan sebelum tidurlah. Eh, dalamsalah satu lembarannya tertulis : Jangan pernah menertawakan impianseseorang, karena seseorang yang berani memiliki impian adalah seseorangyang jiwanya kaya. Aduh, Poet, saya rasanya menyesal karena bersikap tidakserius pada impian anak saya. Ternyata jiwanya lebih berani dan lebih kayadari pada saya."
Sumber : OnRequest - FeMale Radio
Monday, January 26, 2004
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar