Senin, 18 Mei 2009

Mencari Harta Halal Suatu Kewajiban

Abdulah bin Mas,ud ra. memberikan, Muhammad Rasulullah Saw bersabda, :
" Mencari yang halal adalah suatu yang wajib setelah kewajiban yang pokok " ( HR. Thabrani dan Baihaqi)

Ket. : Yang dimaksud dengan kewajiban yang pokok adalah mendirikan sholat. Oleh karena itu bekerja mencari rezeki yang halal adalah suatu kewajiban setelah mengerjakan sholat.


** HARTA YANG HALAL DATANGKAN PAHALA **

Abi Sa'id al Khudri ra. mengungkapkan, Muhammad Rasulullah saw. bersabda :
" Siapapun orang yang mendapatkan harta dengan halal, lalu ia memberi makan dan pakaian untuk dirinya sendiri dan orang-orang yang dalam tanggungannya, maka perbuatannya itu merupakan zakat bagi dirinya".

Ket. : Jelaslah bahwa rezeki halal yang kita peroleh begitu besar nilainya. Jika kita manfaatkan baik untuk diri sendiri maupun kita nafkahkan kepada keluarga kita, terhitung seolah-olah mengeluarkan zakat. dengan demikian kita memperoleh pahala dari Allah SWT.


** HARTA YANG HALAL MEMBAWA BERKAH **

Abu Sa'id Al Khudri ra. Memaparkan Muhammad Rasulullah saw. berpidato kepada orang banyak.
"Demi Allah, tidak ada yang aku khawatirkan terhadap kalian semua, melainkan harta benda yang telah dikaruniakan Allah kepada kalian sebagai perhiasan dunia ".

Ket. : Berkah dari harta halal itu, antara lain, berupa ketenangan batin orang-orang yang memakannya. Ketenangan batin tersebut akhirnya membuahkan kebahagiaan.


Sumber : 999 petuah Rasulullah Saw, Syamsul Rijal Hamid

Minggu, 17 Mei 2009

Doa

Ketika Allah bilang tidak.......


Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah ambillah kesombonganku dariku."
Allah berkata, "Tidak. Bukan Aku yang mengambil, tapi kau yang harus menyerahkannya."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah sempurnakanlah kekurangan anakku yang cacat."
Allah berkata, "Tidak. Jiwanya telah sempurna, tubuhnya hanyalah sementara."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku kesabaran."
Allah berkata, "Tidak. Kesabaran didapat dari ketabahan dalam
menghadapi cobaan, tidak diberikan, kau harus meraihnya sendiri."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku kebahagiaan."
Allah berkata, "Tidak. Kuberi keberkahan, kebahagiaan tergantung
kepadamu sendiri untuk menghargai keberkahan itu."
Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah jauhkan aku dari kesusahan."
Allah berkata, "Tidak. Penderitaan menjauhkanmu dari jerat duniawi dan mendekatkanmu pada-Ku."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah beri aku segala hal yang
menjadikan hidup ini nikmat." Allah berkata, "Tidak. Aku beri kau kehidupan supaya kau menikmati segala hal."

Ketika manusia berdo'a, "Ya Allah bantu aku MENCINTAI orang lain,
Sebesar cinta-Mu padaku. Allah berkata... "Akhirnya kau mengerti .!!"

Kadang kala kita berpikir bahwa Allah tidak adil, kita telah susah
payah memanjatkan doa, meminta dan berusaha, pagi-siang-malam, tapi tak ada hasilnya.

Kita mengharapkan diberi pekerjaan, puluhan-bahkan ratusan lamaran telah kita kirimkan tak ada jawaban sama sekali, sementara orang lain
dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan.
Kita sudah bekerja keras dalam pekerjaan mengharapkan jabatan, tapi justru orang lain yang mendapatkannya-tanpa susah payah.
Kita mengharapkan diberi pasangan hidup yang baik dan sesuai, berakhir
dengan penolakkan dan kegagalan, orang lain dengan mudah bergante pasangan.
Kita menginginkan harta yang berkecukupan, namun kebutuhanlah yang terus meningkat.

Coba kita bayangkan diri kita seperti anak kecil yang sedang
demam dan pilek lalu kita melihat tukang es.
Kita yang sedang panas badannya merasa haus dan merasa dengan minum es dapat mengobati rasa demam
(maklum anak kecil). Lalu kita meminta pada orang tua kita: memohon pada Allah) dan merengek agar dibelikan es. Orangtua kita tentu
lebih tahu kalau es dapat memperparah penyakit kita. Tentu dengan segala
dalih kita tidak dibelikan es. Orangtua kita tentu ingin kita sembuh dulu
baru boleh minum es yang lezat itu. Begitu pula dengan Allah, segala yang
kita minta Allah tahu apa yang paling baik bagi kita.
Mungkin tidak sekarang, atau tidak di dunia ini Allah mengabulkannya.
Karena Allah tahu yang terbaik yang kita tidak tahu.
Kita sembuhkan dulu diri kita sendiri dari "pilek" dan "demam".... dan terus berdoa.

Sumber : email dari sahabat

Impian

YMC : Setetes Embun - Jangan Menyepelekan Impian
-----------------------

Sehari setelah Hari Raya Imlek seorang teman saya menelepon. "Poet, akuingin cerita," begitu katanya. Ia mengatakan bahwa ia baru saja belajar dariputrinya yang sudah remaja. Putrinya bilang padanya kalau ia ingin menjadimodel terkenal yang professional dan bisa mendunia. Teman saya itu hanyatersenyum mendengar apa kata putrinya. Dia cuma bilang pada putrinya itu,"Nak, jangan bermimpi terlalu muluk, belajar saja yang betul.""Tapi,Put, percaya nggak?" lanjut teman saya di telepon. "Malam hari itusaya membuka sebuah buku, ya semacam renungan sebelum tidurlah. Eh, dalamsalah satu lembarannya tertulis : Jangan pernah menertawakan impianseseorang, karena seseorang yang berani memiliki impian adalah seseorangyang jiwanya kaya. Aduh, Poet, saya rasanya menyesal karena bersikap tidakserius pada impian anak saya. Ternyata jiwanya lebih berani dan lebih kayadari pada saya."

Sumber : OnRequest - FeMale Radio
Monday, January 26, 2004

Sabtu, 16 Mei 2009

Aku

** Aku **

Hai Trims ya, dah bersedia mampir ke blogku.

Smoga kamu slalu dalam keadaan sehat dan slalu berada dalam Lindungan-Nya. Amin.
Dan smoga juga kamu nyaman.

Sepertinya aku narcis banget ya, tapi ga apalah......
Aku baru belajar nih buat blog, blog ini terbuat karena bantuan seseorang yang sangat baik.
yang dengan kerendahan hatinya berkenan membimbing aku sehingga jadilah blog ini.
Makasih banyak ya. (Smoga kamu slalu mendapat kebaikan).

Kesibukan aku skarang ini aku bekerja di sebuah Universitas Besar di Jakarta Barat, disini pula aku mendapat banyak teman dan saudara. sebelumnya aku pernah bekerja di beberapa perusahaan tapi disini aku merasa nyaman dengan rekan2ku yg aku anggat sebagai saudara.

Karena menurut aku kalau mencari teman itu mudah ( apalagi akukan periang dan mudah bergaul) jadi tidak susah dalam mencari teman.
Yang susah itu mencari sahabat yang mungkin akan menjadi saudara kali yeee..he..he..he....
eh lupa aku lahir di Jakarta loh.......... Ha..ha..ha.....

Kumpulan Dongeng

Thursday, October 16, 2003

YMC : Dongeng Pagi - Kancil Dan Kerbau

----------------------


Pagi itu Kancil berjalan-jalan di pinggir sungai. Ia senang sekali menghirupudara segar.

Tiba-tiba seekor burung Emprit menyapanya,"Halo, apa kabar,Cil?""Kabar baik, Emprit! Bagaimana dengan kamu?""Begini,Cil,.." Belum sempat burung Emprit menjawab pertanyaan kancil,tiba-tiba terdengar suara rintihan. Kancil mencari arah suara.

"Sepertisuara mahluk yang menangis? Siapa ya, Emprit?"Emprit menjawab,

"Aku tadi baru mau cerita itu.. Pak Kerbau kasihan, deh.Ayo,kita kesana!

"Lalu sampailah mereka ke tempat Pak Kerbau. Tampak Pak Kerbau sedangmerintih.


Di punggungnya bertengger seekor buaya."Mengapa kau menangis Pak Kerbau?

Dan mengapa kau menggendong Pak Buaya?"tanya Kancil.

"Aku mencoba menolong Pak Buaya dari bahaya, tapi dia malah menerkam, inginmemangsaku,"jelas Pak Kerbau. "Aku berusaha melepaskan pohon kelapa dipunggungnya.

Setelah lepas, dia malah naik ke punggungku sambil berkata,'Kauakan menjadi mangsaku Kerbau!' ""Oh..begitu."Kancil lalu bertanya pada Pak Buaya,"Apa betul cerita Pak Kerbau tadi , PakBuaya?""Oh, betul sekali, Kancil. Tak ada yang dikurangi satu kata pun.He..he....he.

""Lalu mengapa Bapak tidak membalas kebaikan Pak Kerbau?" tanya Kancil lagi.

"Bukan aku tak tahu membalas budi," jawab Buaya," tapi aku lapar sekali!Seharian aku belum mendapat mangsa, eh malah tertimpa pohon kelapa! Akuberteriak, merintih, karena kesakitan. Lalu datang Pak Kerbau menolongku!

Nah, ketika dia merunduk, melepaskan pohon kelapa itulah, aku naik kepunggungnya.He..he..he..


"Kancil lalu diam sejenak dan berpikir. "Baiklah Pak Buaya, kau pantasmendapatkan Pak Kerbau sebagai mangsa karena kebodohannya. Dan salut ataskecerdikanmu! Tapi.. "Kancil berhenti sejenak sambil tersenyum cerdik. Lalu ia melanjutkan,"Tapi..bisa nggak diperagakan ulang bagaimana cara Pak Buaya melompat kepunggung Pak Kerbau!""Oh, begitu,Cil! Ah, itu sih gampang! Mudah, Cil!" kata Pak Buaya.


Karena tersanjung oleh kata-kata Kancil, Pak Buaya dengan senang hati turununtuk menunjukkan asal kejadian.


"Ayo, Cil! Akan aku tunjukkan kecerdikankupadamu,Cil! He..he..he.. Ayo, kita egera ke tempat kejadian.


" ajak PakBuaya.Lalu sampailah mereka di tempat di kejadian."Begini.Mula-mula, aku berjemur, di dekat sungai ini. Lalu tiba-tiba batangkelapa itu roboh dan menimpaku.


""Oke..oke.sebentar.Tolong, Pak Kerbau letakkan batang kelapa itu ke punggungPak Buaya," kata Kancil.Buaya sangat terkejut dengan rencana Kancil. "Tenang saja, Pak Buaya! Inikan Cuma sebentar! Supaya kita tahu kejadian yang sebenarnya," jelas Kancil.


Kerbau segera mengambil batang pohon kelapa yang tadi menindih Buaya. Laluia melemparkannya ke atas punggung Buaya. Bruk!"Wadow..!" jerit Buaya."Eitt! Pelan-pelan, dong! Kasihan 'kan, Pak Buaya!" seru Kancil."Oh, begini ya.Apakah begini posisinya, Pak Kerbau?" kata Kancil."Iya, begitulah waktu aku datang menolongnya." kata Kerbau.Sementara itu Buaya mengeluh,"Uuugh, berat sekali ,Cil.Sudah,dong. KatanyaCuma sebentar.


"Kancil tersenyum lalu berkata pada Kerbau,"Mari kita tinggalkan tempat ini.Biarkan saja dia merasa kesakitan. Karena dia tidak tahu bagaimana membalasbudi!""Cil, jangan begitu...Kerbau, tolong aku ya..Hu..hu..hu. Jangan tinggalkanaku sendirian. Aku janji tidak akan curang dan nakal lagi.. Huhuhu. Cil, akumohon jangan tinggalkan aku. Sakit, nih,ugh! Hu..hu..hu.. Aku kapok, Cil!"Iba juga hati Kancil dan Pak Kerbau mendengar rintihan Pak Buaya. Akhirnyaia berkata,"Baiklah, Pak Buaya, bila kau telah menyadari kesalahanmu.


Kamimaafkan!"Kerbau lalu mengangkat batang pohon kelapa itu dan menolong Buaya.Dengan penuh penyesalan Buaya berkata,"Kerbau, aku minta maaf ataskesalahanku. Dan juga kau,Cil, terima kasih atas kebaikanmu!"Kerbau pun tak lupa mengucapkan terima kasih. "Terima kasih,Cil! Kau tealahmenolongku dari ancaman Buaya.


Mulai dari sekarang aku akan selalu waspada."


Dongeng ini bisa didapatkan dalam kemasan Dancow kotak 400 gram atau 800gram

( OnRequest - FeMale Radio )